Metode Publikasi Jurnal Ilmiah di SINTA: Panduan Sistematis dari Penulisan hingga Terbit
![]() |
| Metode Publikasi Jurnal Ilmiah di SINTA: Panduan Sistematis dari Penulisan hingga Terbit |
Publikasi jurnal ilmiah di SINTA (Science and Technology Index) bukan sekadar mengunggah naskah ke jurnal online. Proses ini membutuhkan metode yang sistematis, terstandar, dan sesuai kaidah akademik, mulai dari penyusunan artikel hingga lolos peer review. Pemahaman yang tepat akan tahapan publikasi sangat menentukan peluang artikel diterima dan terbit.
Artikel ini membahas metode umum publikasi jurnal SINTA yang wajib dipahami oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti.
Mengapa Publikasi di Jurnal SINTA Penting?
Jurnal terindeks SINTA menjadi tolok ukur mutu publikasi ilmiah di Indonesia. Publikasi ini berperan penting untuk:
- Syarat kelulusan mahasiswa S1, S2, dan S3
- Kenaikan jabatan fungsional dosen dan peneliti
- Akreditasi institusi dan rekam jejak akademik
- Penyebaran hasil riset yang tervalidasi secara ilmiah
Karena itu, proses publikasi harus mengikuti metode yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tahapan Metode Publikasi Jurnal SINTA
1. Pemilihan Jurnal dan Topik yang Relevan
Langkah awal adalah memastikan topik artikel sesuai dengan fokus dan scope jurnal tujuan. Kesalahan memilih jurnal sering menjadi penyebab utama penolakan naskah sejak tahap awal (desk review).
Tips penting:
- Cek jurnal melalui portal resmi SINTA
- Pelajari artikel-artikel terbaru yang diterbitkan
- Pastikan kebaruan (novelty) penelitian jelas
2. Penyusunan Artikel dengan Struktur IMRaD
Jurnal ilmiah SINTA umumnya mewajibkan struktur IMRaD:
- Introduction: Latar belakang, gap penelitian, dan tujuan
- Method: Desain penelitian, teknik pengumpulan dan analisis data
- Result: Temuan penelitian secara objektif
- Discussion: Analisis kritis, perbandingan dengan penelitian sebelumnya
Struktur ini membantu reviewer menilai kualitas dan validitas riset secara sistematis.
3. Penyesuaian Template dan Author Guidelines
Setiap jurnal memiliki template dan panduan penulisan yang wajib diikuti, meliputi:
- Format font dan spasi
- Gaya sitasi dan daftar pustaka
- Jumlah kata dan sistematika penulisan
Ketidaksesuaian template sering menyebabkan naskah ditolak tanpa direview.
4. Manajemen Referensi yang Kredibel
Penggunaan referensi ilmiah berkualitas menjadi indikator penting mutu artikel. Disarankan menggunakan:
-
Mendeley
-
Zotero
-
EndNote
Referensi sebaiknya berasal dari jurnal bereputasi, buku akademik, dan prosiding ilmiah, bukan blog atau sumber tidak terverifikasi.
5. Pengecekan Plagiarisme (Turnitin)
Sebelum submisi, naskah wajib melalui uji plagiarisme menggunakan tools seperti Turnitin. Mayoritas jurnal SINTA mensyaratkan:
- Similarity index rendah
- Tidak ada plagiarisme substansial
Parafrase yang benar dan sitasi yang tepat adalah kunci lolos tahap ini.
6. Submisi Artikel Melalui OJS
Proses pengiriman naskah dilakukan secara daring melalui Open Journal System (OJS). Tahapan umum meliputi:
- Registrasi akun penulis
- Upload naskah dan metadata artikel
- Input data penulis dan referensi
Ketelitian dalam pengisian metadata sangat mempengaruhi kelancaran proses review.
7. Proses Peer Review dan Revisi
Artikel yang lolos seleksi awal akan masuk ke tahap blind review, di mana reviewer menilai:
- Kualitas metodologi
- Kebaruan penelitian
- Konsistensi analisis dan kesimpulan
Penulis wajib melakukan revisi sesuai masukan reviewer agar artikel dapat diterima dan diterbitkan.
Jika Anda:
- Masih bingung memilih jurnal SINTA yang sesuai
- Kesulitan menyesuaikan template dan struktur IMRaD
- Membutuhkan cek plagiarisme dan pendampingan OJS
- Ingin publikasi jurnal ilmiah secara legal, etis, dan terarah
Publikasi ilmiah bukan lagi beban, tapi investasi akademik jangka panjang.

Comments
Post a Comment